Me a Sunflower!

My photo
Hausen, Frankfurt, Germany
unpredictable..

Sunday, January 26

22 Lawan 1..

Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika
Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah SWT  berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan. Namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk.
Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini." Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, "Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya." Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta, "Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim." Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu." Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut.
Sang pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat."
Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silahkan!
Sang pendeta pun mulai bertanya, "Sebutkan satu yang tiada duanya, dua yang tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya, lima yang tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya, delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas yang tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada empat belasnya.
Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah SWT namun Dia tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah SWT dengan tanpa ayah dan ibu! Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?
Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah SWT dan dianggap besar! Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?"
Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu tersenyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada Allah SWT,Setelah membaca basmalah ia berkata,
Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT swt SWT berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12).
Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.
Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika Allah SWT  menciptakan makhluk.
Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT  berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa a.s yaitu tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*
Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan. Allah SWT  berfirman, "Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).
Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Yusuf a.s
Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu'jizat Nabi Musa a.s yang terdapat dalam firman Allah SWT swt, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).
Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Shubuh. Allah SWT ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing." (At-Takwir: 18).
Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusuf a.s yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaaan terhadap kalian." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Sesuatu yang diciptakan Allah SWT namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah SWT  berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara kele-dai." (Luqman: 19).
Makhluk yang diciptakan Allah SWT swt tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.
Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT swt SWT berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya': 69).
Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ashhabul Kahfi (penghuni gua).
Sesuatu yang diciptakan Allah SWT dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan 2 di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.
Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta. Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?" mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.
Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!" Pendeta tersebut berkata, "Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah." Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda." Sang pendeta pun berkata, "Jawabannya ialah: "Asyhadu an La Ilaha IllAllah SWT  wa anna Muhammadar Rasulullah."
Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama Islam. Sungguh Allah SWT telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.**
Sent from my BlackBerry® smartphone from DiGi. How about yours? http://www.digi.com.my/bbservices/mobile/index.html








Saturday, January 25

Riba Oh Riba

Salam pembaca blog yang budiman sekelian.. Lama sgt tak update blog ni, yelah, nak update ni kena mood yg betul2 sesuai, ni pun takdelah sesuai and ada mood mana pun nak mengupdate, tapi tetiba terbaca satu emel dari seorang sahabat dan terasa bagus sgt untuk dikongsi bersama, well sharing is caring kan.. Setiap perkongsian untuk tambahan ilmu buat semua lebih2 lagi untuk diri ini yg serba kurang..

Sama2 kita renungkan, nak amalkan dan menghindari tu rasanya macam sudah terlalu jauh je.. Tapi cubalah berazam dan niatkan sungguh2 dihati, moga kita semua dibantu utk mendapat kehidupan yg lebih baik di dunia yg sementara ini demi mendapatkan keselamatan dan kesenangan hakiki di sana nnt, jadikan dunia hanya jambatan ke akhirat bukan tempat kita berkampung untuk sewenang wenangnya hingga lupa destinasi sebenar kita.

 
اللهم ارنا الحق حقا وارزقنا اتباعه وارنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه

Allahumma arinal haqqa, haqqa, warzuqnattiba'ah,
wa arinal bathila bathila, warzuqnajtinabah

Ya Allah, tunjukkanlah yang kebenaran itu sebagai kebenaran, dan kurniakanlah kami kekuatan untuk mengikutinya (memperjuangkannya), dan tunjukkanlah yang batil itu sebagai batil dan kurniakanlah kami kekuatan untuk menjauhinya (menghapuskannya).

Hari ini kita mampu untuk beli sebuah rumah RM500,000 hanya dengan pinjaman. Kita ukur kemampuan kita bergaji RM5000 sebulan dengan pembayaran bulanan. Lalu kita nampak kita mampu menanggung hutang itu. Lalu kita bayarlah rumah itu untuk tempoh 40 tahun. Setelah 40 tahun, jumlah bayaran yang anda langsaikan ialah RM1,500,000. RM1 Juta ialah faedah yang diambil oleh bank itu sendiri.

Anda rasa itu biasa saja bukan?

Tahukah anda, jika tiada riba di dalam dunia ini, rumah yang anda beli itu mungkin hanya bernilai RM30,000 SAHAJA. Nanti dulu, gaji anda pula mungkin mampu sampai RM10,000 (pada nilai bukan pada kertasnya).

Kali ini, kami akan mengupas topic "bosan" ini yang jarang orang nak hiraukan sangat. Ramai orang tak tahu pun, riba itu disebut sebagai dosa ke-empat terbesar selepas menyengutukan Allah, sihir dan membunuh. Berzina dengan ibu sendiri juga dosanya tak sebesar dosa riba.

Hari ini, Jabatan Agama Islam menangkap penzina dan dihadapkan ke mahkamah dan dijatuhkan hukuman TETAPI mengapa riba yang menjadi dosa ke-empat terbesar dalam Islam tidak pula ditangkap. Malah, ia dibiarkan berleluasa di semua peringkat.

Mungkin ada yang mengatakan yang kita sudah tidak riba lagi, dan kita menggunakan SISTEM EKONOMI ISLAM dan sistem perbankkan Islam. Mahulah kami simpulkan, dari pengertian riba yang sebenarnya, bahawa sistem perbankkan Islam juga hanya menukar nama dan memperkenalkan akad tanpa perubahan actual dalam kekejaman kewangan. Hari ini kita pasti akan keliru dengan sistem perbankkan Islam yang menawarkan pinjaman perumahan RM500,000 dan bayar semula RM1,500,000 berbanding konvensional yang sedikit terbuka dengan spekulasi pasaran yang secara purata mungkin lebih rendah dan kadang-kadang (atau jarang-jarang) lebih tinggi dari Islamik.

Sebab itu, perbankkan Islam kini menjadi agenda ekonomi dunia. Kerana ia lebih menguntungkan dari sistem konvensional. Seperti ayam yang disembelih dengan BETUL TEKNIKNYA oleh Ah Seng dan juga ayam yang disembelih oleh Pak Karim yang baca Bismillah. Itu sahaja bezanya. Secara teknikal ia sama cuma secara kulit ia kelihatan Islamik. Malah kadangkala cara sembelihan dan pengurusan karkas Ah Seng mungkin jauh lebih bersih dan sihat pun.

Sebelum ada yang bersilat melatah dan mengeluarkan komen-komen yang buruk tanpa membaca habis artikel ini, mari kami tunjukkan mekanisma bagaimana riba ini menghancurkan manusia.

Riba, Agenda Perhambaan Zaman Moden

Hari ini, seorang bayi yang dilahirkan telah tertulis hutang piutangnya. Seorang lelaki dewasa yang dikatakan MERDEKA telahpun berhadapan dengan hutang pelajaran, kad kredit dan hutang kenderaan motor. Berapa ramaikah yang masih bebas dari riba? Adakah lagi? Jika mahu ditanggap oleh Jabatan Agama Islam kerana melakukan riba, pastinya tak cukup penjara nak disumbatkan pesalah-pesalahnya.

Penjelasan Secara Teknikal

Hari ini, kita berbelanja bukan mengikut kemampuan saku tetapi kita berbelanja mengikut kemampuan kita mampu bayar sebelum kita MATI. Natijahnya, seorang lelaki biasa akan mula komited dengan hutang-hutang mereka seperti hutang kereta (9 tahun atau selama-lamanya kerana sentiasa akan beli kereta baru), hutang rumah pula (40 tahun / sampai mati), hutang kahwin (5-10 tahun), Hutang belajar (5-15 tahun) dan hutang kad kredit.

Semua ini membuatkan KITA MENJADI ORANG TERJAJAH dan bukannya orang merdeka. Kita tak mungkin mampu untuk berlepas diri dari segala kekangan hutang itu sehingga kita terpaksa bekerja SELAMA-LAMANYA untuk membayar hutang yang kita mulakan pada usia kita 20-an.

Lihat sini dengan tenang. Jika tanpa riba, kita bergaji RM3,000 dan kita mampu berkereta bernilai RM10,000 sahaja. Pengeluar kereta juga akan mengeluarkan kereta pada pasaran mampu dengan kadaran RM10,000 sebuah kereta. Maka kita akan menabung ATAU BERKONGSI wang untuk sampai RM10,000 dan pergi ke kedai untuk beli, bayar dan bawa pulang dengan senang hati.

Insuran pun memadai dengan THIRD PARTY sahaja. INSURANCE FIRST PARTY tidak jadi wajib melainkan atas kesedaran pemilik untuk insurankan kereta mereka. Apabila insuran tidak wajib, maka ia satu pilihan yang mampu kita pilih dan insuran juga akan jadi rendah premiumnya kerana kita ada pilihan. Tidak seperti sekarang, insuran FIRST PARTY jadi wajib maka berapa sahaja mereka nilaikan… kita wajib bayar tanpa banyak soal. Itu juga cabang riba, satu perniagaan secara paksa, menindas dan mengambil untung berlebihan.

Pada kes itu, kita akan berbelanja mengikut kemampuan saku. TETAPI apabila riba diperkenalkan, maka kita yang bergaji RM3,000 MAMPU MEMBAYAR KEMBALI PINJAMAN SEHINGGA RM50,000. Maka penjual kereta juga bertindak mengikut situasi pasaran yang orang sudah mampu memiliki kereta bernilai RM50,000. Maka harga kereta juga akan jadi sebanyak itu.

Itu tidak termasuk perlaksanaan riba dalam semua lapisan. Sebutir skrew di sebuah kereta yang sepatutnya bernilai RM10,000 itu juga dikilangkan oleh sebuah kilang yang MEMINJAM BANK untuk modal pengeluaran mereka. Lalu, kos riba itu ditanggung secara efek domino dalam keseluruhan rangkaian bekalan. Pengilang enjin pula akan beli skrew dan nut dari kilang itu secara hutang. Dan hutang itu juga ada kos nya. Walaupun tidak dinyatakan dalam bentuk peratusan, logiknya jika bekalan kita BELI TUNAI pasti dapat diskaun lagi. Sebenarnya ia bukan diskaun tetapi itulah harga sebenar. Jika debeli secara hutang atau 'consignment' ia akan jadi tinggi sedikit harganya. Itu juga berlaku riba.

Tak termasuk lagi kes kilang enjin itu yang terpaksa meminjam bank juga untuk mengilang engin. Kalau nak dalami lagi, cuba gali sampai ke lombong besi yang menggali besi untuk dibuat skrew tadi. Riba berlaku dalam segala lapisan dan kosnya akan terus dibawa ke hadapan.

jelas sekali riba berlarutan dalam semua rangkaian bekalan. Maka, kereta yang sepatutnya berharga RM10,000 dengan kos pembuatan RM7,000 akan meningkat kos pembuatannya menjadi RM30,000 dan dijual pula pada harga katalah RM50,000 mengikut KADAR KEMAMPUAN PASARAN MEMBUAT PINJAMAN, bukan berdasarkan kos pembuatan sebenar.

Kerana tiada pilihan, kerana riba sudah menjadi SISTEM EKONOMI, maka kita terpaksa memakan riba itu juga. Sedangkan, Allah sudah katakana bahawa pemberi dan penerima riba kedua-duanya sama sahaja.

Pesanan Larangan Riba adalah Pesanan Terakhir Nabi

Dalam khutbah wida, Nabi telah menyatakan larangan riba secara spesifik. Tidak pula ada larangan dosa-dosa lain seperti makan babi, minum arak atau yang lain-lain lagi. Tetapi RIBA itu nabi sebut secara spesifik. Jika ia tidak penting, pasti Nabi juga tidak menyatakannya pada khutbah baginda di Arafah semasa Haji Wida baginda.

Nabi tahu, riba ialah senjata pemusnah SENYAP. Ia telahpun diamalkan oleh orang Yahudi sendiri dalam proses urusniaga jahilliyah sedangkan ia adalah larangan Allah yang dinyatakan dalam semua kitab-kitab Allah dari Taurat sampai kepada Al-Quran. Hatta, pengharaman riba berlaku dalam Agama Kristian pada Era Medieval tetapi mengapa kini kita sudah tidak merasakan riba itu tidak berdosa sepertimana zina?

Jika kita katakana kita tiada pilihan? Nanti bakal ada yang katakan, mereka yang berzina juga tiada pilihan kerana perkahwinan menjadi semakin sulit? Dosa riba lebih besar dari zina. Perkahwinan pula untuk mengelakkan zina, tapi berapa ramai pula yang terpaksa ambil loan dengan riba untuk berkahwin?

Mekanisme Kemusnahan Senyap

Hari ini, kita yang kononnya merdeka dan menikahkan anak gadis kita sendiri sebagai walinya telah hilang KEMERDEKAAN yang menjadi salah satu syarat sah seorang wali. Bagaimanakah kita ini? Kita belum merdeka dari hutang. Kita sentiasa rasa kita tak boleh nak mati hari ini kerana kita masih ada hutang yang tidak mahu kita wariskan kepada anak-anak dan isteri kita nanti. Maka kita sudah jadi manusia yang tidak sedia untuk dipanggil Allah. Langsung, kita menjadi manusia yang tidak rindukan Allah. Hari-hari kita akan bangkit untuk bekerja dari pagi sampai ke malam JUGA UNTUK BAYAR HUTANG. Kita kata kita CINTA ALLAH tetapi sehari kita hanya beri Allah 25 minit sahaja (5 minit untuk setiap waktu). Mungkin ada yang rajin sikit, mereka berikan 1 jam sehari untuk Allah. Sedangkan baki masa itu digunakan untuk mengejar wang ringgit untuk membayar hutang kepada TUAN kita.

Bukankah itu sama seperti seorang hamba? Berapa ramai antara anda yang belumpun gaji masuk ke akaun tetapi telah ada bahagian orang lain dari pendapatan itu. Hutang rumah, hutang kereta, hutang kahwin, hutang ceti, hutang kad kredit, hutang belajar dan macam-macam lagi.

Adakah masa untuk anda bangunkan ummah? Bilakah masa untuk anda perkasakan Islam? Adakah lagi baki masa untuk anda melaksanakan sunnah?

Ataupun anda hanya panggil bersolat di masjid dan surau sehari semalam sebagai wacana pembangunan umat? Bilakah solat berjemaah anda itu mampu untuk menjadi satu disiplin actual gerak kerja yang memajukan Islam atau hanya sekadar ritual tanpa perlaksanaan? Mengapa pula masjid kini berkunci pada bukan waktu solat? Mengapa masjid Nabi dan masjid komuniti sekitar Madinah dahulu bukan sekadar tempat solat? Di masjid sekarang ini, mengapa hanya cantik tetapi sekadar menjadi lapangan solat? Di mana perekonomian? Di mana baitulmal? Di mana fungsi social? Di mana fungsi pembinaan umat? Di mana fungsi pembangunan keluarga? Di mana segala fungsi masjid yang dahulu ada dalam masjid nabi tetapi hari ini masjid hanya jadi pusat solat. Jika tidak dikunci malam hari akan jadi pusat zina bagi mereka yang nak cari port selamat melampias nafsu.

Semua berada dalam hutang dengan kadar kemampuan PALSU. Mereka tak seluk saku untuk lihat kemampuan tetapi menjengah PUSAT RIBA berapakah mereka layak untuk berhutang.

Golongan BERHUTANG adalah salah satu dari golongan ASNAF menurut Al-Quran dan layak menerima zakat. Jika dikira begitu, hari ini kita kebanyakannya di Malaysia ini adalah golongan ASNAF. Jika apa yang terjadi pada kita hari ini adalah yang haq, maka kita akan menzalimi baitulmal yang terpaksa memberikan kita bantuan zakatnya? Siapa pula nak membayar zakat jika semuanya adalah PENGHUTANG?

Ataupun, pada zaman Nabi dahulu tiada orang berhutang. Jika adapun yang berhutang itu adalah golongan yang sangat terdesak dan mereka berhutang kerana mereka lapar dan keputusan makanan mungkin. Inilah orang yang layak menerima pembelaan baitulmal dan tergolong dalam 8 kategori asnaf.

Halusnya Konspirasi Mereka

Selagi Islam belum pupus, selagi itulah musuh Islam akan terus menghancurkan Islam. Tidakkah kita belajar bagaimana Skim Ekonomi Ponzi yang dilaksanakan oleh USA telah menumbangkan gergasi ekonomi ini? Krisis Ekonomi Sub-Prima yang disebabkan juga oleh hutang-hutang dan riba-riba yang dilaksanakan secara sistemik.

Kita pula, nak ikut model kejatuhan itu. Household Debt (Hutang Isirumah) di Malaysia adalah antara yang tertinggi di dunia. Seterusnya, anda tahu apa akan berlaku pada kita nanti.
Sent from my BlackBerry® smartphone from DiGi. How about yours? http://www.digi.com.my/bbservices/mobile/index.html